Get Adobe Flash player

Berita

Current Articles | Categories | Search | Syndication

PANGKALAN TNI AL MAUMERE BERHASIL MENANGKAP PELAKU PENGEBOMAN IKAN DILAUT

Lanal Maumere - Pada Hari Rabu 12 Februari 2020 Satuan Unit Intel Lanal Maumere beserta Pos pengamat (Posmat) Flores Timur berhasil menangkap pelaku pengeboman ikan dilaut pada posisi Koordinat 080 06’ 50.25.22” S – 1220 47’ 45.80’’ T, Perairan Desa Lamatutu Kecamatan Tanjung Bunga Kab. Flores Timur, Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Pangkalan (Danlanal) Maumere Kolonel Marinir Totok Nurcahyanto, saat memberikan keterangan Pers dihadapan awak media yang berlangsung di Mako Lanal Maumere, kamis(13/2/2020).

Lebih lanjut Danlanal Maumere mengatakan unit intel Lanal Maumere beserta Posmat Flores Timur, berhasil menangkap pelaku pengeboman ikan di laut. Dari penangkapan terhadap pelaku pengeboman ikan tersebut diperoleh barang bukti (bb) peralatan dan kelengkapan bom ikan. keberhasilan ini merupakan bukan pertama kalinya yang dilaksanakan oleh Lanal Maumere, penangkapan pelaku pengebom ikan ini berkat informasi dilapangan yang diperoleh, Selanjutnya Unit intel Lanal Maumere beserta Posmat Flotim bergerak menuju sasaran dan segera melakukan penyekatan dengan membagi sektor. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan terlihatnya 1 buah perahu tanpa nama yang sedang lego jangkar disekitar perairan desa Lamatutu Kecamatan Tanjung Bunga Kab. Flotim.

Pengejaran dilakukan dengan menggunakan 1 buah perahu karet dan perahu sampan menuju perahu pelaku pengeboman. Akhirnya perahu tanpa nama berhasil ditangkap pada posisi koordinat 080 06’ 50.25.22” S – 1220 47’ 45.80’’ T, Selanjutnya perahu pelaku pengeboman ikan diamankan oleh Unit Intel Lanal Maumere dan Posmat Flores Timur. Selanjutnya Unit Intel Lanal Maumere dan Posmat Flores Tmur melaksanakan pemeriksaan dan berhasil menemukan barang bukti, peralatan dan kelengkapan bom ikan serta 10 orang pelaku pengeboman yang ditangkap.

Kegiatan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak (handak) dapat dijerat dengan pasal 85 Undang-undang Nomor 45 Tahun 2009, tentang perubahan undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang perikanan dengan ancaman pidana penjara 5(Lima) Tahun dan denda Maksimal 2(Dua) Miliar Rupiah. Selanjutnya Lanal Maumere akan berkoordinasi dengan Diskum Lantamal VII Kupang, DKP dan Kejaksaan Kab. Sikka untuk proses lebih lanjut.

SELAMATKAN TERUMBU KARANG SEKARANG UNTUK ANAK CUCU KITA

JALESVEVA JAYAMAHE


@Penerangan Lanal Maumere.

By. Dispen Lantamal VII.

posted @ Thursday, February 13, 2020 1:38 PM by Dispen Lantamal VII

Previous Page | Next Page